You are here:
.SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI - 1438 H Bila Idul Fitri Adalah Lentera. Izinkan Membuka Tabirnya Dengan Maaf, Agar cahayanya Menembus Jiwa Fitrah Dari Tiap Khilaf. SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H....

Read More..

.PELATIHAN KOMPUTER.

PELATIHAN KOMPUTER

PELATIHAN KOMPUTER. (TAF - PPSW JAKARTA - RADITYA) The Asia Foundation bersama PPSW Jakarta awal tahun ini melakukan kerja sama memfasilitasi para ibu anggota koperasi dampingan PPSW Jakarta untuk kursus komputer. Pelatihan yang diikuti oleh total peserta 200 orang ini dipecah ke dalam 10 kelas dengan jumlah peserta di masing-masing kelas sebanyak 20...

Read More..

.AKTE LAHIR PEMENUHAN HAK DASAR SEBAGAI WARGA NEGARA.

AKTE LAHIR PEMENUHAN HAK DASAR SEBAGAI WARGA NEGARA

AKTE LAHIR PEMENUHAN HAK DASAR SEBAGAI WARGA NEGARA Difasilitasi oleh Serikat Perempuan Basis Jakarta, Di Jakarta dan Kota Tangerang   “Saya seneng banget akte lahir saya sudah jadi, saya juga baru tahu ternyata buat e-KTP juga gratis. Dulu selalu dimintain duit, gak jadi-jadi .... duitnya keluar udah banyak. Apalagi sekarang saya di koperasi...

Read More..

.AKADEMI PARADIGTA.

AKADEMI PARADIGTA

AKADEMI PARADIGTA "PEREMPUAN HEBAT UNTUK BANGSA BERDAULAT" Wilayah Jakarta Timur PPSW Jakarta ( Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita Jakarta) bekerjasama dengan Seknas PEKKA (Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga) melaksanakan Pendidikan Akademi Paradigta, sebuah pendidikan dan pelatihan terstruktur bagi 60 kader koperasi dampingan PPSW Jakarta yang berada di wilayah Jakarta Timur. 60 kader yang...

Read More..

PPSW Jakarta

MENJADI PENGUSAHA KUE BERSAMA PPSW JAKARTA DAN BOGASARI

Berawal dari undangan Ibu Sofia Black, istri Duta Besar Amerika Serikat di Indonesia, pada bulan Maret lalu di kediamannya, PPSW Jakarta mendapat dukungan dan kesempatan untuk bekerjasama dengan Bogasari Indofood. Melalui niat yang sama untuk membantu perempuan Indonesia agar memiliki keterampilan usaha dan mampu meningkatkan kesejahteraan, maka ibu-ibu dari 7 koperasi dampingan PPSW Jakarta mengikuti pelatihan keterampilan membuat kue di Bogasari Baking Center (BBC).

Pelatihan dibagi menjadi 2 kelas, yaitu basic dan advance. Masing-masing kelas terdiri dari 20 orang peserta dari beberapa koperasi dampingan, antara lain Koperasi Sahabat Perempuan, Koperasi Prima, Koperasi BKPK dan Koperasi Sejahtera yang tergabung di kelas basic. Sedangkan kelas advance diikuti oleh Koperasi Sahabat Perempuan, Koperasi Nurhikmah dan Koperasi Flamboyan.

Selain pelatihan membuat kue, peserta juga dibekali soft skill untuk mengelola perencanaan keuangan usaha anggota. Kelas basic melakukan pelatihan selama 3 hari dan praktek membuat kue Donat, Roti Sobek, Roti Manis Isi, Swiss Roll, Brownies Kukus, Bolu Kukus Pisang, Cookies, Pastel, Siomay, Martabak Manis. Kelas advance yang juga melakukan pelatihan selama 3 hari berhasilmembuat kue Roti Manis Kreasi, Pizza, Lapis Surabaya, Cup Cake, Rol Batik Oven.

Read more...

KOPERASI BINA USAHA JUGA MELEK KEUANGAN

Kampanye melek keuangan untuk perempuan usia produktif masih dilakukan terus oleh PPSW Jakarta bersama CITI dan Tsao Foundation. Kali ini merupakan kesempatan bagi anggota Koperasi Bina Usaha, Jakarta Timur untuk belajar mengelola keuangan mereka. Mulai dari membuat anggaran pendapatan dan pengeluaran, perencanaan tabungan hingga perencanaan pembayaran pinjaman. Selain itu peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai investasi dan komunikasi.

Salah satu peserta yang merasakan manfaat dari pendidikan ini adalah Ibu Imih, anggota aktif koperasi yang memiliki usaha jahit baju. Sebagai perempuan berdarah Betawi, Ibu Imih sempat dikucilkan oleh keluarganya karena tidak memilih suami dari suku yang sama. Namun demikian Ibu Imih percaya bahwa selama dia mampu menjadi orang sukses, maka orang-orang akan menghargainya. Hal ini berhasil dibuktikan oleh Ibu Imih melalui kegiatannya sehari-hari, yaitu menjahit.

Menjahit merupakan hobi yang Ibu Imih cintai, dan dimanfaatkan untuk menjadi pendapatan keluarga. Setelah sang suami berhenti bekerja, melalui bantuan pinjaman modal dari koperasi, Ibu Imih dan suami membangun toko kecil di depan rumahnya untuk membuka usaha peralatan olahraga. Ibu Imih menyampaikan bahwa toko kecil itu merupakan persiapan pensiun mereka berdua, karena semakin tua maka penglihatan semakin tidak jelas, sehingga sulit untuk terus menjahit. Selain itu Ibu Imih juga menjual kembali berbagai macam produk yang mampu dia jual. “Untuk nambah pendapatan, mbak.” begitu tukasnya.

Read more...

TARI COKEK SIPATMO CINA BENTENG

(Telah terjadi penurunan nilai-nilai / Distorsi)

narsumCina Benteng, Kota Tangerang – 27 Januari 2016 lalu, PPSW Jakarta bersama Program Peduli melaksanakan Workshop tentang Kesenian Tari Cokek yang dihadiri oleh 25 orang peserta dengan 3 orang narasumber, Bapak H. Rachmat Ruchiat (Pengamat Kesenian Tradisi, Budayawan, Sejarawan dan Guru Besar Institut Kesenian Jakarta), Ibu Julianti Parani (Penulis, Penari, Koreografer dan Dosen Luar Biasa IKJ, UI – ISI FIS), dan Ibu Dinny Dian Nurimany (Kabag Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Tangerang).

Tari Cokek lahir dari perpaduan kesenian berbagai adat, khususnya adat Betawi, Banten dan Cina, serta diiringi oleh musik Gambang Kromong. Kata Cokek berasal dari Cukin (dalam bahasa Cina) yang artinya selendang. Sebelum terkenal dengan sebutan Tari Cokek, tarian ini lebih dahulu dikenal dengan sebutan Tari Sipatmo yang ditampilkan pada upacara adat di Klenteng atau Wihara. Tarian ini mengalami transformasi pada abad ke-19 menjadi tarian Cokek setelah seorang tuan tanah keturunan Tionghoa bernama Tan Sio Kek mulai sering menanggap tarian ini untuk memeriahkan pestanya, dan karena itulah Tari Cokek sangat kental dengan budaya etnik Cina.

Read more...

Copyright © PPSW Jakarta 2018

Template by Ndoyz.